Tuesday, March 29, 2011

PESAN TERAKHIR SEBELUM BUNUH DIRI BAGIAN PERTAMA




Aku adalah anak tunggal dari keluargaku, Aku tidak pernah bertanya dan juga diberitahu Tentang asal usul keluargaku,
Yang aku tahu………Ayah ibuku adalah pasangan kumpul kebo Pasangan tidak resmi yang dilarang pemerintah juga ditentang oleh agama
suatu aibs bagi masyarakat….dan bukan salahku dilahirkan seperti itu



hampir setiap waktu ayah dan ibuku bertengkar dan bertengkar yang aku bisa hanya memejamkan mata dan menutup kedua telinga walaupun hati bertanya……mengapa mereka tak pernah lelah, saling berteriak dan saling menyalahkan…..

pada saat umurku 15 tahun …..ibuku meninggal dunia ….tanpa sakit apapun tanpa pesan yang ditinggalkan……antara percaya dan tidak percaya menerima kenyataan pahit itu……dan terasa berat untuk memahami kehendak-NYA….ditinggalkan se-orang ibu …seseorang yang amat sangat aku sayangi sepenuh jiwaku….untuk selama lamanya

hari - hari setelah kepergian almarhumah,….terasa hening dan hampa ……seperti ada sesuatu yang sangat berharga dalam hidupku telah hilang dihembus angin tanpa arah…digulung ombak keujung samudra….Jiwaku pun bergetar, mengapa hatiku belum bisa mengikhlaskannya…

ooh ibu
aku sangat sedih belum mampu untuk membahagiakanmu selama kau hidup

ooh ibu
terasa amat berat melewati hari demi hari dari tiap detik yang berlalu tanpa kehadiranmu

6 bulan terus berjalan , ayahku kawin lagi….setelah 60 hari perkawinan mereka Ayah berpamitan denganku untuk pergi berlayar kenegeri antah berantah….Setelah kepergian ayah ….ibu tiriku mulai menunjukkan sifat aslinya….” Berjudi dan mabuk mabukan “ dia tidak segan segan memukuliku ketika aku hanya mengingatkan untuk tidak menjual barang – barang dirumah buat taruhan judi dan membeli minuman keras..! yang lebih tidak kupercaya…ibu tiriku memaksaku untuk meminum minuman setan itu….aku dicekokinya sampai akhirnya ikut ikutan teler…! Pernah aku menolak mengikuti permintaannya tapi dia bahkan mengunciku satu harian didalam kamar

Tak tahan dengan perlakuan kasarnya disetiap waktu…… Dipagi pagi buta aku kabur dari rumah Aku berjalan berkilo kilo meter jauhnya dari pagi hingga tengah malam Tanpa tentu arah kemana tujuanku Tanpa aku membawa uang seperakpun disaku Yang aku punya, hanya baju dan celana yang kukenakan saat itu Aku sungguh tidak tahu , apa yang akan aku lakukan Sementara perutku terasa amat lapar dan bibirku terasa amat kering sampai ke tenggorokan, begitu juga dengan jemari kakiku yang sudah tak kuat lagi untuk melangkah

Sejenak aku berhenti melangkah dan kurasa satu hari sudah berlalu , suasana jam 3 pagi itu sangat sepi dan mencekam ….aku sangat ketakutan …tapi aku hanya bisa pasrah memandang langit dengan sinar bulan yang meredup……matakupun tak kuasa menahan kantuk begitu pula perutku yang tak kuasa menahan lapar dan haus……kepalaku teramat pening …pandangankupun mulai memudar hitam dan kelam….kedua kakiku tak kuat lagi menahan tubuhku….

Suara bising knalpot motor dikejauhan memanggilku dari alam bawah sadar begitu juga ada rasa perih yang aku rasakan ….kubuka mataku lebar lebar…. Aku kaget disebelahku ada seorang pemuda tanpa pakaian dan hanya mengenakan celana dalam dengan noda merah dan tubuh yang berkeringat serta mulut bau alcohol, .. tertidur pulas disebelahku….siapakah dia ? “ hatiku dipenuhi seribu Tanya? Tapi yang lebih aku tidak percaya …!…… ternyata rasa perih yang aku rasakan ber-asal dari selangkangan kedua pahaku yang berlumuran darah …akupun baru tersadar tidak ada sehelai benangpun ditubuhku…Aku diperkosa… akupun berteriak dan menangis …. Tuhan apa salah dan dosaku hingga aku harus menerima semua ini……..

Lelaki itupun terbangun berusaha membujuk dan merayuku dengan mulut yang masih bau alcohol…….dia berkata.. “ maafkan aku mbak aku khilaf dan aku benar benar tidak sadar melakukan hal itu dan aku akan bertanggung jawab , kedua tangannya memegang tanganku ….meyakinkanku….!!!!!

Tinggallah bersamaku dirumah kontrakan ini karena akupun anak rantau yang tinggal seorang diri dikota ini…….” lelaki itupun berkali kali membujukku

Hari hari berikutnya….lelaki itu membuktikan perkataannya………..kebutuhanku sehari hari benar-benar ditanggung olehnya…!! Kami pun hidup berdua seperti layaknya suami istri….orang orang yang tinggal disekitar rumah itu dan pemilik kontrakan seakan tak ada yang peduli dengan hubungan kami…..!!! lelaki itu bernama “Abby”…..dan aku benar benar merasa bahagia tinggal berrsamanya

3 bulan aku tinggal bersama mas “Abby” …hingga kandunganku mulai membesar …Hingga pada suatu pagi aku terbangun dari tidur, mas “Abby” telah pergi membawa semua pakaian dan barang barangnya, meninggalkanku begitu saja tanpa kata kata perpisahan ….berhari hari aku mencari keberadaannya dengan sisa uang pemberiannya …..yang kupinta dari mas “Abby” adalah janji dan sumpahnya juga bukti dari perkataannya untuk bertanggung jawab dengan kehamilanku sewaktu dia merenggut kehormatanku ….lelah sudah aku mencarinya dengan perasaan terheran heran dan bertanya Tanya…..” kenapa kau begitu tega mas “Abby”…membisikkanku dengan harapan harapan indah tapi yang kau beri hanyalah mimpi buruk yang sangat menyakitkan didada ”

Setelah dua minggu aku merenung dan meratapi diri……”Seperti ada pelangi asa yang berkecamuk dinuraniku, yang memberi embun kesejukan dan hangatnya semangat untuk terus bertahan hidup ….akupun mencoba melupakan semua pil pahit yang kutelan dalam dalam…… dihidupku “………………………. aku pun berusaha mencari kerja, menjadi pembantu rumah tangga, demi untuk terus hidup dan anak haram yang ada dikandunganku yang hadir bukan karna keinginanku

Berhari hari aku mencari pekerjaan ….berjalan dari satu rumah kerumah yang lain, dari satu kantor kekantor yang lain …terus kulangkahkan kaki walau sang surya membakarku dengan sinarnya ditengah hari dan hujan lebat menghantam tubuhku yang sedang hamil ….akupun tak peduli orang mau berkata apa….tekadku bulat…aku harus bisa mendapatkan sesuap nasi untuk bertahan dan bernafas
Aku mendapatkan pekerjaan menjadi pembantu disebuah klinik…..aku sangat senang ternyata ada seorang dokter sang pemilik klinik yang peduli denganku .“ dia merasa kasihan dengan keadaanku” kesan pertamaku dokter itu sangat berkharisma, simpatik dan begitu baik….hari kedua aku kerja sebagai pembantu diklinik…..“ dokter itu memanggilku keruang prakteknya” dokter itu berusaha membujuk untuk menggugurkan kandunganku dan dia meyakinkanku akan menanggung semua biayanya dan juga biaya hidupku dengan satu syarat

“ aku harus mau menjadi istri mudanya” kalo tidak dokter itu akan memecatku Dan dia meminta jawaban detik itu juga dariku” ………” aku bingung…. aku tak tahu harus menjawab apa…. disatu sisi aku butuh makan, butuh bayar kontrakan dan terus bertahan hidup,….. disisi lain aku ingin menolaknya walaupun aku dipecat sekalipun……
” suatu pilihan yang amat sulit dengan keputusan yang harus kubuat dengan sedikit kesempatan waktu yang diberikannya”

“ bibirku teramat sulit untuk berkata, lidahkupun terasa kaku…aku hanya bisa menganggukkan kepalaku dengan air mata yang keluar dari kedua bola mataku Aku menggugurkan kandunganku dan menjadi istrimuda-nya………… Akupun menjalaninya dengan perasaan tak bahagia walau aku berlimpah uang dan harta serba berkecukupan dari dokter itu….Aku mendapat khabar buruk…..!!! seperti bunyi petir di telingaku….Ternyata aku mengidap kanker rahim disebabkan oleh proses pengguguran kandunganku yang tidak bersih atau apalah menurut istilah kedokteran…..Dan batas waktu umurku ditentukan 4 tahun kedepan untuk bisa hidup menurut ilmu kedokteran

Sekali lagi aku bersimpuh
Tuhan…… apa salah dan dosaku hingga berkali kali aku harus mengalami cobaan
yang tak dapat kuhadapi…… Aku hidup tapi seperti mati….. Aku adalah orang mati yang masih berjalan Apakah aku ini………

Aku mencoba menghibur diri dengan pergi dugem ke diskotik ….mabuk mabukan Dan menelan pil narkoba berdua dengan salah satu pasien langganan suamiku Tanpa sepengetahuannya ber kali kali kami mabuk2an dan berjudi bersama….bahkan kami selingkuh ………aku tidak peduli…..aku hanya ingin menikmati sisa umurku………………….

Aku tertangkap polisi sebagai pemakai narkoba…..dan aku dipenjara beberapa bulan lamanya….!!! Suamiku dengan sabar menjenguk dan sering mengunjungiku di penjara memberikanku nasehat dan petuah petuah untuk kembali kejalan yang benar………….

Aku bebas dari penjara…..!!!!
Tapi bayang bayang maut didepan mata …..dari sisa umurku karna kanker rahim itu membuatku kembali terpuruk dan bathinku kembali gelisah

Aku mencoba meminum racun serangga Matakupun berwarna amat merah,… pandanganku goyang seperti merasakan gempa,…tenggorokanku terasa menyempit dan dadaku amat sesak Tapi suamiku yang seorang dokter dengan terburu buru melakukan pertolongan pertama dengan memaksaku minum susu dan memeriksa keadaanku…lalu dia langsung membawaku kerumah sakit

Niat bunuh dirikupun gagal dan Aku berhasil disembuhkan Aku hanya ingin menikmati sedikit hidupku yang tersisa……….menjadi apa yang aku ingini………setelah aku sehat kembali

Aku mengulangi perbuatan burukku yang sering keluar malam hanya untuk menelan pil setan, judi dan mabuk mabuk kan…….suamikupun sudah lelah bertengkar denganku …hingga dia hanya diam seribu bahasa
Aku menjadi pelacur, Tanpa sepengetahuan suamiku, Akupun tak tahu entah apa yang ada dibenakku…..aku hanya ingin menjadi apa yang aku mau, untuk menikmati sisa umurku

Aku menjadi Germo, Tanpa sepengetahuan suamiku, Akupun tak tahu entah apa yang ada dibenakku…..aku hanya ingin menjadi apa yang aku mau, untuk menikmati sisa umurku

akhirnya suamikupun tahu, apa yang aku lakukan ” Dia menceraikanku dan mengusirku dari rumahnya !

Saat itu yang ada dibenakku hanya satu kata …….. aku tak kuasa menerima kenyataan
aku bunuh diri dengan meminum racun serangga dibawah jembatan tua
dan saat ini aku adalah arwah penasaran …..hii…..hiiii……hii…….!!!!

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...